Jauhnya Mim dan Nun

Tinggalkan larik-larik huruf dalam syair Mimiyah si pemilik burdah dari kota Bushir. Sungguh ia telah menggubah rima kemusyrikan lewat seratus-enam-puluh bait qafiyah mim. Meski begitu dekat kedudukan huruf mim dari nun pada baris hijaiyah, namun jarak kehinaan Mimiyah lelaki Bushiri itu begitu jauh dari faidah Nuniyah putra al-Qayyim di madrasah Jauziyah …

-HW ibn Tato WW-

-Talbis-

Kau menutupi kepalamu dengan khimar, namun berbuat seperti kaum yang menutupi akal mereka dengan khamr … menaburkan ribuan kelopak bunga di atas kubur-kubur senyap sambil mengajak bicara mayat-mayat yang tak mendengar …

Kau mengabaikan beribu hadits di atas sabil yang benderang, lalu memunguti ribuan muhdats dari subul yang gelap … mengikuti setiap langkah ke lubang-lubang dhab dan menyalakan lilin-lilin kemanusiaan semu di depan prasasti yang diusung oleh kaum yang dimurkai dan tersesat …

Bagaimana bisa kau berdiri dalam lingkaran … memagutkan genggam bersama mereka yang menyeru alihah yang tak berdaya?

-HW ibn Tato WW-

Blog at WordPress.com.

Up ↑