Di Mana Debu Engkau Taburkan?

[Bismillah]

Jika kita membuang sejumput saja debu di lantai ruang dalam rumah, tentu akan sangat terlihat debu itu sebagai kotoran yang harus segera dibersihkan. Tapi, kalau kita melempar segenggam debu ke halaman rumah yang dari tanah, akan terlihat biasa saja, debu itu tidak mengotori halaman. Hal itu karena debu dan tanah sifatnya sama.

Ini adalah gambaran, jika kita berkumpul dengan orang-orang yang sholeh, yang terbiasa menjalankan nilai-nilai Islam secara baik dan benar, kesalahan sekecil apapun yang menyelisihi ajaran agama tentu akan terlihat jelas. Namun, bila kita berbaur dengan orang-orang yang tidak baik, tidak terbiasa menerapkan ajaran agama, tidak perduli halal haram, mau sebesar apapun dosa yang kita perbuat akan terasa biasa saja.

Inilah pentingnya kita berupaya berteman dengan pribadi-pribadi nan sholeh. Setidaknya, saat kita tergelincir melakukan kesalahan, akan terlihat, terasa, kemudian ada yang menegur dan menasihati kita. Minimal, ada rasa segan untuk melakukan perbuatan dosa. Meskipun, tentu yang terbaik, meninggalkan kejelekan semestinya adalah karena Allah semata.

Mabruuk insyaallah.

(Ust Ammi Ahmad)

Blog at WordPress.com.

Up ↑