Pacaran dan Zina

Coba tulis di google pakai kata kunci, “pria bunuh kekasih”, maka … ratusaaaannn banyaknya wanita-wanita cantik yang dibunuh pacarnya.
Ada yg digorok, dicekik, diperkosa kemudian dibunuh, dibakar hidup-hidup dll.
Alangkah kasihannya…. kasihan dirinya mati dalam keadaan zina, kasihan keluarganya.
Susah payah orang tuanya membesarkan si anak, tahu-tahu sudah besar dibunuh orang.

Ambil pelajaran, jangan sekali-sekali pacaran dan jangan biarkan anak kita pacaran.
Pacaran itu zina, zina itu bisikan syaithon, orang pacaran itu dalam kendali syaithon, setelah pacaran syaithon akan lebih mudah membisikkan kekejian-kekejian lainnya.

Dan yang lebih dari itu, untuk mereka yang sudah menikah, harus lebih menjauh lagi dari yang namanya pacaran, karena mereka yang sudah menikah, baik lelaki maupun perempuan, sudah merasakan nikmatnya hubungan biologis, maka syaithon jauh lebih mudah lagi untuk menjerumuskan mereka berdua ke dalam zina. Hasil studi memperlihatkan bahwa 85% perzinaan terjadi tanpa direncanakan semula. Perzinaan terjadi begitu saja ketika si pihak wanita sudah dalam posisi submisif dan permisif sementara si pria sudah dalam dalam posisi dikuasai nafsu syahwat.

Na’udzubillahi min dzaalik.

(Alex Abu Usaid dengan tambahan)

Blog at WordPress.com.

Up ↑