Berapa Kali Kita Menghadiri Majelis Ilmu Dalam Satu Pekan?

YANG WAJIB BAGI SETIAP INSAN MENGKHAWATIRKAN DIRINYA JATUH PADA KEBINASAAN
.
Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah berkata:
.
والواجب على كل من تهمه نفسه ويخشى عليها الهلاك أن يحرص على طلب العلم وعلى حلقات العلم ليستفيد ويفيد .
.
“Kewajiban bagi setiap orang yang mementingkan (keselamatan) jiwanya dan mengkhawatirkan kebinasaan atasnya ialah bersemangat dalam menuntut ilmu dan menghadiri majelis-majelis ilmu guna mengambil faedah dan memberikan faedah.”
.

  • Majmu’ Al Fatawa bin Baz, VIII/77

Tak Perlu Memikirkan Pulang bagi Mereka Yang Tak Punya Rumah

Orang yang tidak menganggap penting Akhiratnya, tidak akan mengerti betapa pentingnya belajar agama atau membaca tulisan² agama.

Bukankah mereka yang tak punya rumah, tak perlu memikirkan pulang?!

Demikian juga akhirat, mereka yang tak yakin dengan surga dan neraka, tidak memikirkan cara untuk mencapai atau menjauhinya.

(Faishal Abu Ibrahim)

Dia Tidak Ditanya. Kita.

Kenapa Allah menakdirkan begini, kenapa tidak begitu saja?

Kenapa Allah menurunkan al Quran kepada Nabi Muhammad di Arab, kenapa gak di Jogja saja?

Kenapa Allah memilih Arsy untuk beristiwa, kenapa ndak yang lain saja?

Kenapa Allah ciptakan malaikat untuk mengerjakan tugas-tugas tertentu, kenapa ndak langsung saja Allah yang mengerjakan?

Kenapa? Kenapa? Kenapa?

Kenapa dan kenapa tentang Allah, tak perlu diperdebatkan karena Allah Tuhan semesta alam, Dia berbuat sesuai kehendakNya.

(لَا يُسْأَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْأَلُونَ)

Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang dikerjakanNya, tetapi merekalah (manusia) yang akan ditanya. [Surat Al-Anbiya’ 23]

(Ust Amrullah Akadhinta)

Dengan sedikit perubahan

Tauhid dan Ilmu Duniawi

Mempelajari Tauhid. Terus dan terus.
Ternyata membuat ilmu-ilmu dunia yang awalnya dahsyat menjadi tampak sepele saja.
Tak lebih cuma sekedar ilmu buat mencari penghidupan buat mengisi perut, mencari popularitas dan semisalnya saja.
Tak akan lagi bermanfaat untuk kehidupan berikutnya yang abadi.
Tak pula membawa ketentraman hati di dunia.
Tak untuk dibanggakan, sekedarnya saja untuk bertahan di kehidupan yang sesaat di dunia yang dihinakan oleh penciptanya sendiri.

Blog at WordPress.com.

Up ↑