Andai Mereka Tahu

Jika saya tinggalkan dunia hitam ini lalu saya mau kemana?
Jika saya keluar dari bidang haram ini lalu saya mau kerja dimana?
Jika saya tinggalkan geng saya dengan segala maksiatnya, memangnya ada yang mau berteman dengan saya?

Andai mereka tahu bahwa Pencipta dan Pemilik kehidupan ini telah berfirman:

‏﴿١٠٠﴾ ۞ وَمَن يُهَاجِرْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ يَجِدْ فِى ٱلْأَرْضِ مُرٰغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً ۚ …

“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan kelapangan yang banyak…”
(An Nisaa: 100)

Ternyata…
Ada kehidupan lain yang penuh dengan kehangatan siap menyambut kita.
Banyak bidang dan lapangan pekerjaan yang menunggu kita.
Banyak teman shalih/shalihah yang mau berpijak bersama.

Hanya saja kita belum tahu dan mengenal mereka.

Saudaraku..
ALLAH memastikan bahwa dibalik hijrah ada banyak tempat yang indah, ada banyak kelapangan, rizki, ketenangan serta kebahagaian.

Maka jangan ragu untuk berhijrah dari dosa.

Yang perlu anda lakukan adalah terus melangkah, lalu bersabar dan bertahan, niscaya pertolongan ALLAH dan kelapangan itu pasti menyapa anda.

(Disadur dari Tafsir Ath Thabari dan Al Qurthubi QS. An Nisa ayat 100)

✏ Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

Hijrah dan Musibah yang Datang Kemudian

Kalau antum berhijrah, lalu musibah menimpa antum secara bertubi-tubi, maka boleh jadi itulah musibah yang Allah berikan untuk menguji kesungguhan antum dalam berhijrah.
(Dan Allah sungguh sudah tahu apakah hijrah antum benar-benar ikhlas atah hanya berpura-pura).

Allah Azza wa Jalla berfirman:

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ. وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?

Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
(QS: al-‘Ankabuut Ayat: 2-3)

Musibah, yang mana ketika antum hadapi pertama kali dengan ketawakkalan kepada Allah, maka ia adalah ujian. Sedangkan bila antum hadapi pertama kali dengan celaan dan keluhan, maka itulah hukuman yang sesungguhnya atas dosa-dosa antum.

Kabar gembiranya, bilamana antum sabar dalam menghadapi musibah tersebut, maka musibah inilah yang insya Allah menjadi pelebur dosa-dosa antum di masa lalu sebelum berhijrah.

Semoga kita semua diberi-Nya taufik, kekuatan dan kesabaran di saat musibah datang melanda.

(Faidah dari Ust Syafiq Basalamah, Ust Muhammad Nuzul Dzikri dan Ust Hasan Al Jaizy hafidzahumullah)

Hijrah itu Totalitas

Hijrah itu totalitas, tidak takut kehilangan teman lama yang ahli maksiat, tidak takut kehilangan pekerjaan lama yang haram, tidak takut kehilangan lembaga-yayasan lama yang menyimpang ataupun syubhat, tidak takut kehilangan lingkungan lama yang penuh kubangan dosa.

Hijrah dari dosa masa lalu itu harus berani, jangan khawatirkan rezeki (dari) Allah,

Siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah ganti dengan yang jauh lebih baik, syaratnya ya tinggalkan dulu, baru Allah ganti. Bukan cari aman dulu.

(Ust Hafzan El Hadi)

Ketika Hidayah Menyapa…

Tetangga saya dulu di sini seorang cewek seksi. Hanya terpisah satu dinding dengan rumah saya.

Ke mana-mana pake tanktop atau rok mini yang kebangetan pendeknya, kerjanya hura-hura dan keluyuran mulu pulang malam sampe subuh.

Sembarang laki-laki jadi tamunya. Istri saya baru bisa merasa lega setelah cewek ini pindah entah ke mana, sayapun ikut lega secara saya jadi korban perasaan disuudzoni mulu disangka suka melirik-lirik.

Qadarullah bertahun kemudian kami menemuinya di tempat ngaji.

Gak kenal, hingga ia menegur duluan.

Gimana mau kenal kalo orangnya sudah bercadar dan jubah hitam nyaris tertutup semua, menikah dengan pria jenggotan bercelana cingkrang.

(Arham Rasyid)

Tidak Ada Hijrah kecuali Menjadi Seorang Salaf-y

Tidak ada hijrah kecuali kembali kepada bagaimana berislamnya generasi salaf, yaitu para Shahabat Rasulullah radhiyallahu anhum para tabi’in dan tabi’it tabi’in, karena mereka orang-orang yang sudah Nabi telah sebutkan sebagai generasi terbaik.
Mereka, para Shahabat yang Allah telah ridha atas mereka dan telah dijamin masuk surga. Bukan kemudian malah berhijrah ke firqah-firqah dan pemahaman sufi /tasawuf, khawarij dan takfiri, mu’tazilah dan jahmiyah, asy’ariyah dan maturidiyah dan filsafat.

Tidak ada hijrah kecuali menjadi seorang yang meneladani dan menimbang dirinya kepada salaf, kecuali memang seseorang ingin mampir ke neraka dulu.

Na’udzubillahi min dzaalik.

Sudah Hijrah kok Malah Dikasih Musibah??

Ketika engkau berhijrah, boleh jadi Allah akan memberimu banyak musibah.
Yang harus dilakukan adalah bersabar, meminta taufik dan hidayah, karena yang demikian adalah ujian pembuktian kesungguhan berhijrah serta menjadi kafarat dosa-dosa sebelumnya, apabila dijalani dengan kesabaran dan tawakal.

Justru kalau engkau tidak ditimpa musibah, kuatirlah karena boleh jadi Allah tidak menghendaki pupusnya dosamu, dan engkau tidak layak untuk diuji karena hijrahmu cuma kaleng-kaleng.

Blog at WordPress.com.

Up ↑