(46) Gunung Gambung Sedaningsih

Gunung ini berlokasi di sisi tenggara pegunungan Malabar. Boleh jadi gunung ini masih bisa dianggap sebagai satu kesatuan dengan Pegunungan Malabar, karena batuannya berumur sama dengan batuan dari Gn Puncak Besar dan Gn Malabar.

Akses menuju Gn Gambung Sedaningsih bisa melalu Desa Cirawa dan Pasir Sulibra di sisi timur, atau Kebun Kertamanah di sisi tenggara.

Cukup memprihatinkan bahwa gunung ini telah mengalami penggundulan parah untuk lahan pertanian, dan hanya menyisakan sedikit hutan lebat di kawasan puncakan serta hutan yang masih alami di punggungan puncak bayangan. Apabila semua hutan telah dibabat, maka kemungkinan besar babi liar akan lebih bebas berkeliaran di kebun pertanian.

Gn Gambung Sedaningsih tampak dari Ps Sulibra

Sebetulnya gunung ini telah beberapa kali berganti nama, hingga akhirnya sekarang bernama Gn Gambung Sedaningsih berdasarkan peta Rupa Bumi Indonesia.

Secara adminsitratif gunung ini berada di Desa Margamukti Kecamatan Pangalengan.

Turun dari Gn Gambung Sedaningsih, penulis berkesempatan mencoba jalur pintas dari Kertamanah ke Kertasari. Sebelumnya penulis pernah mencoba dari arah sebaliknya dalam kondisi tanah becek dan tidak berhasil tembus. Kali ini mencoba dalam kondisi tanah kering. Treknya ternyata hancur, tidak direkomendasikan. Apalagi bila kondisi tanah basah, trek akan sangat berbahaya untuk ditempuh. Warga lokalpun tidak menggunakan trek ini untuk prasarana transportasi dengan kendaraan bermotor.

Lapang sepakbola Kertamanah
Melewati pipa uap panas bumi
Melewati pipa uap panas bumi
Gn Gambung Sedaningsih di latar belakang
Gn Gambung Sedaningsih tampak dari sisi barat daya
Gn Gambung Sedaningsih tampak dari sisi selatan
Tebing sisi barat daya Gn Gambung Sedaningsih
Danau yang sekarang dikenal bernama Situ Aul. Danau ini memiliki nama asli Danau Cibitung berdasarkan peta tahun 1924 yang diterbitkan Biro Resmi Wisata pemerintah kolonial Belanda
Persis di pangkal pendakian terdapat sumur panas bumi dengan ID MBE wellpad
Trek pangkal pendakian
Eria floribunda /Pinalia floribunda, anggrek endemik Asia Tenggara
Trek pendakian melewati kebun palawija
Kebun kentang
Terlihat Gn Puncak Besar, Gn Harendong dan Ps Datar Sireum di latar depan kanan
Penulis nyasar, trek yang diambil sangat terjal, kemiringan sekitar 60-70 derajat dengan vegetasi sangat rapat. Trek ini menuju puncak bayangan Gn Gambung Sedaningsih
Backtrack, kembali menuju trek kebun
Dari punggungan pendakian, terlihat Gn Puncak Besar, Gn Harendong, Ps Datar Sireum dan Gn Cisangkuy
Terlihat Pasir Sulibra di latar depan, lokasi populer untuk camping
Puncak Gn Gambung Sedaningsih
Punggungan puncak sejati di sebelah kiri sudah gundul, sedangkan puncak bayangan di sebelah kanan masih memiliki vegetasi alami dan rapat
Jalan pintas Kertamanah ke Kertasari
Jalan pintas Kertamanah ke Kertasari
Jalan pintas Kertamanah ke Kertasari
Terlihat Puncak Kawah Gn Wayang dan Gn Bedil di sebelah kanan
Jalan pintas Kertamanah ke Kertasari


Kembali: https://mistytrail190318094.wordpress.com/jalan-setapak-berkabut/1/

Berikutnya:
https://mistytrail190318094.wordpress.com/jalan-setapak-berkabut/48/

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55