(18)
Tidak Ada Perahu Terbalik di Tangkuban Prahu

Tidak pelak lagi, Tangkuban Prahu dengan elevasi titik tertinggi 2084 mdpl adalah gunung dengan kawah paling spektakuler di seantero Bandung Raya. Bahkan dengan statusnya sebagai stratovolcano tipe A, aktivitas gunung ini sangat perlu diwaspadai.

Gunung ini merupakan bagian dari sisa rangkaian letusan besar Gn Sunda sekitar 105.000 tahun silam, yang terekam rapi dalam jejak topografi lanskap. Gn Sunda adalah gunung raksasa di sebelah utara, dengan ketinggian diperkirakan mencapai 3300 mdpl.

Erupsi freatik yang sulit diprediksi sangat sering terjadi dalam 200 tahun terakhir, walaupun relatif tidak seberbahaya erupsi magmatik, tetapi tetap berpotensi bahaya, karena berpotensi memicu percepatan pergerakan patahan Lembang yang pada dasarnya memang selalu bergerak dengan pergerakan rata-rata 4 mm per tahun. Apalagi dari catatan erupsi freatik yang terjadi, amplitudo gempat yang terjadi bisa mencapai lebih dari 50 mm.

Terdapat 9 kawah di Gn Tangkuban Prahu, tetapi hanya 3 kawah saja yang dapat dikunjungi, yaitu Kawah Upas dan Kawah Ratu yang berdampingan, serta Kawah Domas yang merupakan kawah terbuka. Kawah lainnya berada dalam hutan dan mengeluarkan gas beracun, termasuk Kawah Upas dan Kawah Ratu. Kesembilan kawah tersebut adalah Kawah Ratu, Upas, Domas, Baru, Jurig, Badak, Jurian, Siluman dan Pangguyungan Badak.


Tidak ada perahu terbalik di Tangkuban Prahu. Tidak ada dan tidak pernah ada yang namanya Sangkuriang, Dayang Sumbi, si Tumang, ataupun tokoh-tokoh fiktif rekaan junkies yang sedang fly akibat nyabu lalu mengarang-ngarang kisah tak logis dengan fantasi seks ugal-ugalan dan liar.

Yang ada adalah tentara Allah bernama gunung, yang siap setiap saat untuk menerima perintah untuk mengamuk memuntahkan magma dan debu panas atas umat manusia yang melakukan dosa-dosa besar kolektif dan telah terhenti di tengah-tengah mereka syiar untuk bertauhid dan kembali kepada-Nya.

Menampak Cisarua
Menampak Gn Burangrang dan barisan pegunungan ex Gn Sunda purba
Kawah Upas di latar depan, Kawah Ratu di latar belakang

Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentulah Al Quran itulah dia). Sebenarnya segala urusan itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji. (QS Ar Rad: 31)


Kembali: https://mistytrail190318094.wordpress.com/jalan-setapak-berkabut/1/

Berikutnya: Kerenceng? Kerenbro!
https://mistytrail190318094.wordpress.com/jalan-setapak-berkabut/20/

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41