(17)
Di Kota Macet, di Gunung Pacet

Gunung Pacet mungkin sebetulnya hanya dinding sisa longsoran badan Gn Manglayang yang terbang atau amblas saat meletus entah berapa juta tahun yang lalu. Dengan pola topografi yang membusur dan memanjang, membentuk seperti pacet yang mengitari sisi barat Gn Manglayang.

Ketinggian Gn Pacet sekitar 1640 mdpl didominasi oleh kebun hingga ke puncaknya. Seperti banyak gunung di Jawa Barat, di puncak Gn Pacet terdapat sebuah kuburan. Entah kuburan betulan atau bukan.

Tidak ada pemandangan yang terlalu istimewa di gunung ini, kecuali pemandangan Gn Manglayang yang tegak di sebelah timur serta jajaran pegunungan cluster utara: Palasari, Pangparang, Bukittunggul, Cijambu, Sanggara dan Canggah.

Menampak Gn Pacet dari Ds Palintang
Menampak Gn Manglayang
Menampak Gn Palasari dan Gn Bukittunggul
Menampak Gn Palasari, Gn Bukittunggul, Gn Pangparang, Gn Sanggara, Gn Canggah, Gn Jambu

Anaknya menjawab, “Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!“ Nuh berkata, “Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang“.
Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan. (QS Hud: 43)


Kembali: https://mistytrail190318094.wordpress.com/jalan-setapak-berkabut/1/

Berikutnya: Tidak Ada Perahu Terbalik di Tangkuban Prahu
https://mistytrail190318094.wordpress.com/jalan-setapak-berkabut/19/

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43