(16) Gunung Windu

Barangkali kebanyakan orang mengenal Wayang-Windu sebagai nama sebuah gunung saja. Padahal ini adalah nama gunung kembar, bahkan masing-masing mempunyai kawah sendiri.
Kawah Windu memang tidak sefenomenal Kawah Wayang. walaupun demikian, Kawah Gn Windu yang dikenal sebagai Kawah Burung, menyimpan daya tariknya tersendiri, dengan jarangnya pendaki berkunjung. Terlebih lagi puncaknya yang berketinggian 2148 mdpl sangat jarang dikunjungi pendaki.


Sebagaimana Gn Wayang, Gn Windu merupakan stratovolcano tipe B jenis kubah lava. Tekstur tanahnya gembur karena hasil pembusukan batu dan humus, serta lengket karena bercampur sulfur.

Beberapa saat yang lalu terjadi longsor besar di atas kawah Burung, sehingga kawasan ditutup untuk pengunjung.

Dusun Cibolang dengan Gn Windu di latar belakang
Longsoran sebelum lokasi Kawah Burung
Kawah Burung
Solfatar
Gn Windu terlihat dari lerengan Gn Wayang di sisi timur laut

Kawah Burung sebelum terjadi longsor

Gunung Windu tampak dari sisi barat daya
Gn Windu tampak dari Desa Citawa di sisi tenggara
Gunung Wayang di kiri dan Gunung Windu di kanan
Gunung Kamiru di sebelah barat Gunung Windu
Pangkal pendakian Gunung Windu
Punggungan pendakian Gn Windu. Terlihat Gn Puncak Besar dan Gn Harendong
Punggungan pendakian Gn Windu. Terlihat Gn Tilu di latar depan dan barisan Gn Patuha hingga Gn Tambakruyung di latar belakang
Puncak Gn Windu
Gn Windu setelah mengalami longsor di atas kawah


Dan sesungguhnya mereka telah membuat makar yang besar padahal di sisi Allah-lah (balasan) makar mereka itu. Dan sesungguhnya makar mereka itu (amat besar) sehingga gunung-gunung dapat lenyap karenanya. (QS Ibrahim: 46)


Kembali: https://mistytrail190318094.wordpress.com/jalan-setapak-berkabut/1/

Berikutnya: Gunung Pacet
https://mistytrail190318094.wordpress.com/jalan-setapak-berkabut/18/

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55