(10)
Si Buyung yang Tak Dikenal

Gn Buyung bukanlah gunung yang populer. Bahkan sangat tidak populer.
Di sisi selatan berhadapan dengan Pasir Serewen dan hutan lebat yang menyimpan curug yang indah di dalamnya. Di sisi barat berdampingan dengan Pasir Wedang yang ketinggiannya mirip, sementara di sisi utara kebun pertanian telah nyaris sampai ke puncaknya, menyisakan hanya sekitar 400 meter hutan lebat sebelum puncak.

.Walau demikian, dari lereng gunung berketinggian sekitar 1420 mdpl ini, pemandangan ke arah timur hingga ke barat sungguh menakjubkan, menampilkan jajaran Gn Guntur, Gn Haruman, pegunungan cluster timur (Gn Rancang, Gn Calancang, Gn Citengah, Gn Sindulang, dll), cluster Kareumbi-Kerenceng-Pangukusan, dan ditutup dengan Pasir Wedang persis di sebelahnya.

Di kaki sebelah timur, terdapat bukit Pasir Kendan, di mana di situ pernah berdiri Kerajaan Kendan yang beragama Hindu, sekitar pertengahan abad ke-6 hingga awal abad ke-7.

Gn Buyung dan Ps Wedang
Menampak Gn Kerenceng dan Gn Kareumbi di latar belakang
Menampak cluster timur: Gn Rancang, Gn Citengah, Gn Calancang, Gn Simpay, dll

Tiga do’a yang tidak diragukan lagi terkabulnya yaitu do’a seorang musafir, do’a orang yang terzholimi, dan do’a orang tua kepada anaknya. (HR. Ahmad)


Kembali: https://mistytrail190318094.wordpress.com/jalan-setapak-berkabut/1/

Berikut: (Lebih Baik Tidak) Bikin Gara-Gara di Sanggara
https://mistytrail190318094.wordpress.com/jalan-setapak-berkabut/12/

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43