Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Apa peduliku dengan dunia? Tidaklah aku tinggal di dunia melainkan seperti musafir yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat, lalu musafir tersebut meninggalkannya.”
(HR. Tirmidzi no. 2551. dishahih oleh Syaikh Al Albani)


Saya Butuh Pahala dari Allah, Bukan Terima Kasih dari Manusia

Pada saat anda memberikan sesuatu kepada orang lain, hadirkan perasaan bahwa anda sedang bermuamalah dengan Allah, dan berharaplah kepada Allah untuk balasannya. Anda bisa hadirkan perasaan bahwa memberikan sebagian harga ini kepada orang lain karena ‘saya butuh pahala sedekah dari Allah’. Sehingga, ketika anda memberikan sesuatu, anda tidak akan berfikir untuk mengharapkan balas budi dari penerima, baik ucapan terima kasih,… Continue Reading →

Dunia dalam Timbangan Imam Syafi’i

Dunia adalah batu yang licin dan kampung yang kumuhBangunannya kelak rubuhPenduduknya adalah calon penghuni kuburApa yang dikumpulkan akan ditinggalkanApa yang dibanggakan akan disesalkanMengejarnya sulit meninggalkannya mudah (Imam asy Syafi’i rahimahullah)

Dukun Adalah Wali Setan

[1] Perdukunan adalah kekufuran. Jika perdukunan dipersatukan, maka sama dengan menjamak banyak kekufuran. [2] Di antara faktor -yang saya amati- klenik mulai laris kembali saat ini adalah menjamurnya channel-channel misteri, seperti channel orang indigo (pendusta), explorasi tempat-tempat keramat untuk mencari hantu, dan kisah-kisah rekaan perihal jin. [3] Para dukun -semoga Allah menghinakan mereka- ingin mencitrakan positif kedustaan dan kehinaan mereka… Continue Reading →

Dukun Jaman Now

Jangan terkecoh…. Dulu tukang sihir atau dukun di film-film kita saksikan matanya picek, rambutnya kriwil-kriwil panjang, gigi depannya ompong, kemudian didepannya kemenyan, pakai meniup-niup… fuuhhh!! Jangan terkecoh.. Sekarang dukun pakai jubah, kadang-kadang pakai laptop, kadang-kadang berjenggot, kadang-kadang pakai sorban, kadang-kadang pakai tasbih, kadang-kadang DUDUK DI MASJID! Jangan tertipu.. Walau ia hafal Al Quran, walau ia ahli sholat malam, kalau dia… Continue Reading →

Hanya di Dunia Saja, Segala Sakit Menjadi Jalan

Hanya di dunia ini, segala rasa sakit dan kesedihan bisa kita ambil manfaatnya menjadi jalan pahala dan ampunan segala dosa. Sedangkan di akhirat kelak, segala rasa sakit dan kesedihan adalah total azab. Tidak ada manfaatnya sedikitpun bagi kita. (YC Sulistian)

(Like) Hero but (the Truth is) Zero

Wahai jiwa yang berlumur dosa ini, mau sampai kapan engkau lalai dari sujud bersimpuh di hadapan-Nya dengan segala pengakuan atas ketidakberdayaanmu? Mau sampai kapan engkau berjalan dengan ketinggian hati di muka bumi? Sampai kapan engkau merasa lebih hebat dan lebih mulia dari orang lain di muka bumi? Sampai kapan engkau lalai dari kalam Rabb-mu dan sabda Nabimu, sementara engkau sangat… Continue Reading →

Hijrah dan Musibah yang Datang Kemudian

Kalau antum berhijrah, lalu musibah menimpa antum secara bertubi-tubi, maka boleh jadi itulah musibah yang Allah berikan untuk menguji kesungguhan antum dalam berhijrah.(Dan Allah sungguh sudah tahu apakah hijrah antum benar-benar ikhlas atah hanya berpura-pura). Allah Azza wa Jalla berfirman: أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ. وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا… Continue Reading →

Takutlah Kepada Allah, Wahai Jiwa yang Berlumur Dosa Ini

Jika engkau sulit melakukan ketaatan, berhati-hatilah, jangan-jangan itu tanda Allah sudah tidak suka denganmu, jangan-jangan Allah sudah tidak menginginkan ketaatanmu. Jika engkau sulit menangisi dosa-dosamu, berhati-hatilah, jangan-jangan itu tanda Allah telah menutup hatimu yang gelap pekat dengan hitamnya dosa-dosa. Jika engkau sulit mengingat dosa-dosamu kepada Allah dan kepada sesama manusia, berhati-hatilah, jangan-jangan itu tanda Allah telah tak mempedulikanmu, dibiarkannya engkau… Continue Reading →

Bersabar di Belakang Garis Sunnah (adalah Kemuliaan, bukan Kepengecutan)

Dahulu Abu Dzar Al Ghifari -radhiyallahu ‘anhu- pernah disuruh Rasulullah untuk tetap di tempatnya sampai beliau kembali. Beberapa waktu kemudian Abu Dzar mendengar suara gemuruh yang mengkhawatirkan dari arah Rasulullah pergi. Karena khawatir, beliau ingin menyusul ke arah Rasulullah pergi, akan tetapi beliau ingat pesan Rasulullah “Tetap di tempatmu, jangan kemana-mana sampai aku kembali”. Akhirnya beliau tetap di tempatnya, dan… Continue Reading →

Kasihannya Diriku

Al-Fudhail bin lyadh berkata (kepada dirinya), “Wahai, kasihannya engkau… engkau berbuat buruk, tetapi engkau merasa berbuat baik, engkau tidak tahu, tetapi merasa selevel dengan ulama’, engkau kikir, tetapi engkau merasa dermawan, engkau pandir, tetapi merasa berakal (cerdas), ajalmu pendek, namun angan-anganmu panjang.” (Siyar A’lamin Nubala 8/ 440)

Tentang Ayah

Dulu sekali, sebelum kamu ada: [1] Ayahmu adalah lelaki yang mengerahkan segala jerih termampu tuk mencari modal agar bisa menikahi ibumu. [2] Jikalau rupanya kakekmu lah yang menanam modal pelaminan, tentu ayahmu dulu telah berupaya suburkan modal batin. Lalu, ketika kau terlahir dan tumbuh kecil: [1] Ingatlah ketika ayahmu pulang malam dari kerja; disambut olehmu dan ibumu. [2] Letih dan… Continue Reading →

Nikmat Iman atas Wanita

Seorang wanita bertanya pada syaikh Muhammad Nashiruddin Rahimahullaah Wahai Syaikh, dulu sebelum nikah aku gadis yang rajin puasa, sholat malam, membaca alqur’an dan menikmati lezatnya taat pada Allah, akan tetapi kini tak lagi nikmat wahai syaikh, Apa masalahnya syaikh ? Bagaimana perhatianmu pada suamimu wahai saudari ? Syaikh Aku tanya padamu soal diatas, tetapi engkau malah tanya padaku soal perlakuanku… Continue Reading →

Ancaman Keras Bagi Penguasa yang Zalim dan Pendukungnya

Selain mengajak untuk taat kepada ulil amri dalam perkara yang ma’ruf, mendoakan mereka dalam kebaikan, serta melarang memberontak. Pada ulama dan da’i Ahlussunnah juga membahas tentang larangan berbuat zalim bagi penguasa dan ancaman-ancaman keras yang ada dalam Al Qur’an dan As Sunnah. Perkara seperti ini ma’ruf terdapat dalam kitab-kitab akidah Ahlussunnah. Maka, Ahlussunnah itu pertengahan antara ekstrem kanan dan ekstrem… Continue Reading →

What’s Wrong with Sufi-Quboori

🗣️ Barelwi /Sufi /Quboori/ Awnis : You ruthless takfeeri wahhabis call us muslims as mushriks while we believe in Allah, we fast , we pray, we face the same qiblah, we eat your dhabeeha, we perform Hajj & Umrah 🗣️ Muwahhideen/Wahhabis/Salafis : So what dude? Do you even know how strikingly similar the idol worshippers of Makkah were with your… Continue Reading →

Tears

[Bismillah] Don’t be ashamed of your tear although you are a man. It is not a sign of weakness. It is just a voice without words. Sometimes, crying is the only way your eyes speak when your mouth can’t explain what in your heart is. Heavy hearts, like heavy clouds in the sky, are best relieved by the letting of… Continue Reading →

Antara Pahala dan Hukuman yang Dipercepat

Berkata Ibnu Muflih Al Hanbali rahimahullah : لَا يَحزُنكَ قَولُ النَّاسِ فيْكَ، فَإنْ كَان كَاذباً، كَانتْ حَسَنةً لَم تَعمَلْها، وَإنْ كانَ صَادقاً، كَانَت سَيِّئةً عُجِّلَت عقُوبَتُها “Janganlah bersedih karena ucapan manusia tentangmu, jika dia berdusta maka itu (pahala) kebaikan tanpa engkau kerjakan, tapi jika benar ucapannya maka itu keburukan yang dipercepat hukumanya untukmu”. Al Adab As Syar’iyyah 1/12. Sabda Nabi… Continue Reading →

Pertanyaan Pertama di Akhirat atas Seorang Wanita

Qatadah rahimahullah mengatakan bahwa Ka’ab radhiyallahu ‘anhu berkata: أول ما تسأل عنه المرأة يوم القيامة عن صلاتها، وعن حق زوجها. “Pada hari kiamat nanti, yang pertama kali akan ditanyakan kepada seorang wanita adalah tentang shalatnya dan hak suaminya (kewajiban istri terhadap suami, apakah dijalankan dengan baik atau tidak, -pent.).” Al-Mushannaf 11/304, Karya al-Imam Abdur Razzaq

Perdukunan dan Konsumsi Netizen Terhadapnya

Perdukunan di belakangan hari ini tidak bisa diremehkan keberadaan dan penyebarannya. Justru semakin ke sini, konsumsi masyarakat netizen terhadap ramalan, perdukunan dan pengagungan terhadap hal-hal berbau mistis semakin tinggi. Utamanya melalui YouTube. Jasa pelet misalnya, ya sudah terang-terangan. Sangat dibutuhkan ketegasan pemerintah dalam masalah ini. Tapi selama slogannya ‘dari rakyat untuk rakyat’, maka ngaca lagi:‘Kalau rakyatnya doyan perdukunan dan mistis,… Continue Reading →

Seburuk-buruk Wanita

بسم الله الرحمن الرحیم Telah Berkata Amīrul mu’minin ‘Umar bin Khaththāb Radhiyallahu ‘anhu: « أقـبـح النـسـاء السـلفـع » ” Seburuk – buruk wanita adalah As_salfa’.” Assalfa’ : Pemberani terhadap para laki-laki dan tidak ada rasa malu terhadap mereka. (Ibn Abī Syaibah : 32503) قنـاة : الـفتيات_العفيفـات مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ.

Sedangkan Gunung-Gunung Saja Ketakutan

Allah ta’ala berfirman: لَوْ أَنزَلْنَا هَـٰذَا الْقُرْآنَ عَلَىٰ جَبَلٍ لَّرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُّتَصَدِّعًا مِّنْ خَشْيَةِ اللَّهِ ۚ وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.(Al-Hashr – 21) Hanya untuk manusia yang mau berfikir… Continue Reading →

Berzina dengan Istri Tetangga

Zina dengan isteri tetangga عن الْمِقْدَاد بْنَ الْأَسْوَدِ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَصْحَابِهِ مَا تَقُولُونَ فِي الزِّنَا قَالُوا حَرَّمَهُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ فَهُوَ حَرَامٌ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَصْحَابِهِ لَأَنْ يَزْنِيَ الرَّجُلُ بِعَشْرَةِ نِسْوَةٍ أَيْسَرُ عَلَيْهِ مِنْ أَنْ يَزْنِيَ بِامْرَأَةِ جَارِهِ Dari Miqdad bin al-Aswad, Rasulullah bersabda kepada para shahabatnya,… Continue Reading →

Sebab Fitnah dari Wanita

Kepada setiap siapa saja yang ketika menikah mencari kecantikan, nasab, harta, dan mengabaikan serta meninggalkan sisi agama, bacalah (kisah berikut) semoga Allāh menjagamu:“Seseorang mengeluh disisi Sufyān bin ‘Uyainah bahwasanya ia menikahi seorang wanita lalu ia menjadi barang yang paling hina disisi istrinya dan paling remeh yakni ia menghina suaminya. Lalu Sufyān berkata: “Mungkin engkau berhasrat kepadanya karena engkau ingin menambah… Continue Reading →

Kenapa Sibuk Mentahdzir Ahli Bid’ah?

Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Pertanyaan: Kenapa sibuk mentahdzir ahli bid’ah, padahal umat sedang menghadapi permusuhan Yahudi dan Nashara serta orang-orang sekuler? Jawaban: Kaum Muslimin tidak akan mungkin mampu untuk melawan Yahudi dan Nashara kecuali jika mereka telah mampu mengatasi berbagai bid’ah yang ada di tengah-tengah mereka. Jadi mereka mengobati penyakit yang ada pada diri mereka terlebih dahulu, agar mereka mendapatkan… Continue Reading →

Haters

[Bismillah] Some people don’t find a reason to hate you, except just because can’t be like you. Don’t waste your time to pay attention for haters. Don’t give up on who you are as long as on the right path. Keep shining and move on. Your life is your achievement. Do not let your way be determined by the hatred… Continue Reading →

Antara Suami dan Orang Tua

Seringkali seorang istri tatkala berbuat baik, tunduk dan patuh kepada kedua orang tuanya, maka ia merasa telah benar-benar beramal sholeh. Maka bisakah ia menghadirkan perasaan ini tatkala ia tunduk, patuh dan berbuat baik kepada suaminya? Tatkala ia berbakti kepada suaminya seakan-akan ia berbakti kepada kedua orang tuanya? Seringkali seorang istri merasa telah terjerumus dalam dosa besar tatkala tidak patuh dan… Continue Reading →

Sikap Pertengahan Terhadap Ibnu Sina

.Abu Ali Al Husain bin Abdillah al-Balkhi (wafat 427H), lebih dikenal dengan nama Ibnu Sina, adalah seorang ilmuwan ahli di bidang kedokteran, bidang filsafat, kimia dan berbagai macam ilmu lainnya. Beliau terkenal cerdas dan menguasai cukup banyak bidang ilmu. Beliau juga belajar agama, akan tetapi pelajaran agama beliau banyak terpengaruh oleh ilmu filsafat Yunani dan terpengaruh ajaran-ajaran yang menyimpang akidah… Continue Reading →

Hijrah itu Totalitas

Hijrah itu totalitas, tidak takut kehilangan teman lama yang ahli maksiat, tidak takut kehilangan pekerjaan lama yang haram, tidak takut kehilangan lembaga-yayasan lama yang menyimpang ataupun syubhat, tidak takut kehilangan lingkungan lama yang penuh kubangan dosa. Hijrah dari dosa masa lalu itu harus berani, jangan khawatirkan rezeki (dari) Allah, Siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah ganti dengan yang… Continue Reading →

Lebih Tertutup dan Dekat dengan Rasa Malu

“Seorang wanita semakin lebar dan longgar pakaiannya maka hal itu lebih tertutup baginya dan lebih dekat dengan rasa malu serta lebih jauh dari fitnah..” (Majmu Fatawa war Rosail Ibnu Utsaimin 12/272)

“…jangankan merangkul, mungkin mengingat namaku pun sudah tak sudi”

Simpati saya terhadap al-akh yang dipenjara adalah ketika di ujung jurang, tak satu pun temannya yang menolong. Bersuara pun tidak. Lantangnya para teman berubah menjadi gugup. Sebelumnya lantang anti rezim. Katanya pergerakan tapi kali ini tidak bisa atau tidak mau bergerak. Mana sahabat sepercangkulan yaitu al-ustadz fulan dan allan, yang di masa ceria saling merangkul. Yang sama-sama hendak mempersatukan umat,… Continue Reading →

Salah-Salah Malah dapat Dosa Jariyah

Bagaimana dengan bersedekah atau berdonasi buat ma’had atau pesantren yang mengajarkan kesyirikan di dalamnya?Terlebih pesantren yang mengajarkan kesyirikan hampir pasti banyak mengajarkan bid’ah dalam i’tiqad dan amaliyah. Dikuatirkan maunya dapat pahala, tapi malah dapat dosa jariyah. (Kalau sedekah untuk pribadi, itu hal lain). Padahal musibah dan bencana di mana-mana, itu tidak lepas akibat dari kesyirikan dan bid’ah yang merajalela di… Continue Reading →

“Kamu Jangan Nge-judge Gitu Dong! Kebenaran Hanya Milik Tuhan!”

Apa artinya belajar aqidah Islam dan manhaj, kalau lalu tidak bisa atau tidak berani memilah mana aqidah yang lurus dan mana yang menyimpang? Tidak perlu termakan perkataan kaum liberal dan zindiq yang sedikit-sedikit bilang, “kamu jangan nge-judge gitu dong .. kebenaran hanya milik Tuhan”. Kebenaran adalah milik Allah dan disampaikan kepada manusia oleh Rasul-Nya yang ma’shum, dan manusia diberi akal… Continue Reading →

Mencintai Sunnah Nabi Ternyata Lebih Sulit daripada Mencintai Pribadi Nabi

Mencintai sunnah Nabi itu lebih sulit daripada mencintai Nabi sebagai pribadi. Sebagai contoh: Rasulullah melarang memperbaharui kesedihan karena ditinggal mati orang yang dicintai. Tapi banyak kaum muslimin yang malah melakukan pesta kenduri arwah dalam hitungan hari-hari yang sudah ditentukan, sampai mereka harus hutang sana hutang sini untuk membiayai pesta makan-makan dan besekan Rasulullah tidak pernah mensyariatkan peringatan ulang tahun yang… Continue Reading →

Haaditsatul Ifki

Sesungguhnya ketika kita menyimak kisah haaditsatul ifki, di situ kecintaan, adab dan akhlak kita terhadap Rasulullah dan keluarganya diuji

“Shalawat” Bid’ah bahkan Syirik

Rangkuman “shalawat-shalawat” bid’ah, bahkan mengandung kesyirikan. Shalawat-shalawat yang tidak ada contohnya dari Nabi. (Rincian silakan dibaca pada link-link di bawah). Shalawat Nariyah“…kepada Baginda kami Muhammad yang dengannya terlepas dari ikatan (kesusahan) dan dibebaskan dari kesulitan. Dan dengannya pula ditunaikan hajat dan diperoleh segala keinginan dan kematian yang baik…”Syair di atas jelas-jelas mempersekutukan Allah dengan RasulNya. Hanya Allah yang dapat melepaskan… Continue Reading →

Hujjah untuk Mementahkan Syubhat Kaum Murji’ah, Liberal, Filsuf dan ‘Islam’ Nusantara

Kebenaran adalah milik Allah dan disampaikan kepada manusia oleh Rasul-Nya yang ma’shum, dan manusia diberi akal untuk bisa membedakan dan men-judge mana yang benar dan mana yang salah dengan menggunakan timbangan dalil dari Al Qur’an dan As Sunnah berdasarkan interpretasi generasi salaf, yaitu tiga generasi pertama kaum muslimin. Hujjah buat mementahkan syubhat lisan tipikal kaum murji’ah, liberal, filsuf dan ‘Islam’… Continue Reading →

Mereka Itu Mempermasalahkan

Mereka itu mempermasalahkan orang yang jidatnya hitam karena bersujud.Tapi tidak mempermasalahkan orang yang bibirnya hitam karena merokok.

Father’s Love

Tak perlu kau heran, kenapa ayahmu jarang memanjakanmu layaknya kemanjaan dari sang ibu.Karena ayah tahu betul, apa ujian yang akan kau hadapi diluar kelak.Cara memanjakannya, beda dengan cara ibumu kepadamu.Bukan karena ia tak sayang….!!Tapi begitulah cara ia menanamkan rasa sayangnya padamu…. (Sulaiman Rasyid)

Zina di Pinggir Jalan

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu, dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam, beliau bersabda: ”Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak akan hancur umat ini hingga kaum pria mendatangi kaum wanita, lalu dia menggaulinya di jalan. Orang yang paling baik di antara mereka saat itu berkata, ’Seandainya engkau menutupinya di belakang tembok ini.’” [Diriwayatkan oleh Abu Ya’la. Al Haitsami… Continue Reading →

Berkah Hadir pada yang Sedikit dan yang Banyak

Ada orang kaya. Kekayaannya membuat ia semakin menjadi hamba yang shaleh di hadapan Allah. Tak pula ia bersikap sombong dalam bergaya, bersikap dan bertutur di hadapan manusia. Tak ada perasaan tinggi hati. Semakin bertambah rizkinya, semakin ia menderma. Banyak membantu para penuntut ilmu agama dan orang miskin. Sumber pemasukannya disaring agar yang halal lah yang masuk ke raganya dan raga… Continue Reading →

Buat Apa Ilmu Tinggi, kalau Ujung-ujungnya Sesat Menyesatkan?

Orientasi utama banyak dari orang ‘berpendidikan’ adalah kerja sehingga dapat uang. Lucunya, saat ini sangat banyak yang bekerja bukan di bidangnya. Pendidikan hanya wadah formalitas.Ada juga yang belajar agama, baik di pesantren maupun kampus syariah, tapi ke depannya bukan mendidik malah merancukan. Bikin hukum kadang rancu. Yang Sunnah dicuekin, yang bid’ah dibela. Yang tauhid disiriki, yang syirik diamini. Untuk model-model… Continue Reading →

Andai Engkau Dengar Suara Pena Malaikat

” Andai kamu mendengar suara pena malaikat yang tengah mencatatkan namamu dalam daftar orang-orang yang rajin berdzikir, niscaya kamu akan (memilih) mati dalam keadaan penuh kerinduan (kepada-Nya).” Syaikh Ibnu Qayyim Rahimahullah

Islam Bukan untuk Diperdebatkan (seruan untuk ahlul hawa)

Sesungguhnya perkataan “Islam bukan untuk diperdebatkan” adalah kalimat untuk mengumpat bagi para Ahli Syirik, Ahli Bid’ah dan Munafik yang tidak mau disalahkan atas kesesatannya agar tenang tanpa gangguan dalam menyebarkan kesesatannya dalam Aqidah, Amaliyyah ataupun Istinbath dalam hukum yang mengikuti Hawa nafsu saja di tengah masyarakat yang semakin hari semakin jauh dari ilmu..Belajarlah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang membantah… Continue Reading →

Benarkah Imam Ahmad Rujuk (dari Melarang Pembacaan Al Qur’an di Kuburan)?

Al-Allamah Syamsuddin Ibnu Muflih al-Hanbali (wafat tahun 763 H) rahimahullah menukilkan rujuknya al-Imam Ahmad rahimahullah dari melarang membaca al-Quran di kuburan. Beliau berkata: وَلِهَذَا رَجَعَ أَحْمَدُ عَنِ الْكَرَاهَةِ، قَالَهُ أَبُو بَكْرٍ، “Oleh karena itu al-Imam Ahmad rujuk dari pendapat dibencinya membaca al-Quran di kuburan. Demikian menurut Abu Bakar al-Khallal.” (Al-Mubdi’ fi Syarhil Muqni’: 2/281). Kisah ini diceritakan oleh al-Imam Abu… Continue Reading →

Taubat yang Sia-Sia

Sungguh celaka, mereka yang bertaubat dari korupsi, perselingkuhan, perzinahan dan semisalnya, karena takut diketahui oleh mata para manusia. Mereka takut aibnya diketahui manusia, tapi tidak takut kepada Allah. Mereka menyepelekan dan melecehkan Allah yang Maha Mendengar, Maha Melihat dan maha berat azab-Nya. Yang semacam demikian bukanlah taubat yang ikhlas, melainkan taubat karena takut kepada manusia. Maka tidak jarang mereka akan… Continue Reading →

Bersabar Atas Ketidakadilan Penguasa

Syaikhul Islām Ibnu Taimiyyah rahimahullāh berkata: “Bersabar atas ketidakadilan penguasa merupakan pokok dari ushūl ahlissunnah wal jamā’ah”. [Minhājus Sunnah 4/529]

Berapa Kali Kita Menghadiri Majelis Ilmu Dalam Satu Pekan?

YANG WAJIB BAGI SETIAP INSAN MENGKHAWATIRKAN DIRINYA JATUH PADA KEBINASAAN.Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah berkata:.والواجب على كل من تهمه نفسه ويخشى عليها الهلاك أن يحرص على طلب العلم وعلى حلقات العلم ليستفيد ويفيد ..“Kewajiban bagi setiap orang yang mementingkan (keselamatan) jiwanya dan mengkhawatirkan kebinasaan atasnya ialah bersemangat dalam menuntut ilmu dan menghadiri majelis-majelis ilmu guna mengambil faedah dan memberikan… Continue Reading →

Tak Perlu Memikirkan Pulang bagi Mereka Yang Tak Punya Rumah

Orang yang tidak menganggap penting Akhiratnya, tidak akan mengerti betapa pentingnya belajar agama atau membaca tulisan² agama. Bukankah mereka yang tak punya rumah, tak perlu memikirkan pulang?! Demikian juga akhirat, mereka yang tak yakin dengan surga dan neraka, tidak memikirkan cara untuk mencapai atau menjauhinya. (Faishal Abu Ibrahim)

Cadar: Antara Dalil dan Fashion

Dulu kaum muslimah di tahun 90-an, ketika ingin bercadar, mereka akan menyerbu toko-toko buku atau maktabah untuk mencari dan mengumpulkan semua dalil tentang cadar. Mereka menelusuri pendapat-pendapat yang dikemukakan ahli ilmu dalam hal ini baik pendapat yang mewajibkan, menyunnahkan atau sebatas membolehkan. Kami bertukar pikiran dengan para akhwat senior saat itu yang telah bercadar bertahun-tahun sekaligus menimba pengalaman hidup dari… Continue Reading →

Penjual Kambing dan Sufi

Syaikh DR. Ibrahim bin Shaleh Al Muhaimid hafidzahullah [Dai yang malang melintang berdakwah di Negeri Afrika] bercerita : Suatu hari seorang pedagang kambing yang beraqidah Ahlis Sunnah di negeri Afrika, didatangi oleh sekelompok orang-orang sufiyah, dan mereka meminta kambing sebagai bantuan, tetapi penjual kambing ini enggan untuk memberi mereka kambing. Maka orang-orang sufi ini mengancam : Jika engkau tidak memberi… Continue Reading →

Tidak Bermudah-mudah dalam Mentakfir Penguasa

Berkaitan dengan negara Aljazair, Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin ditanya mengenai sekelompok pemuda yang baru keluar dari penjara dan mereka mengkafirkan pemerintah Aljazair karena berhukum dengan hukum buatan manusia. Syaikh menjelaskan bahwa selama penguasa masih shalat, maka mereka muslim dan tidak boleh dikafirkan. Mereka adalah penguasa syar’i dan bai’at diberikan kepada mereka (، فله بيعة، وهو حاكمٌ شرعيٌّ) Adapun… Continue Reading →

Dosa tidak Menghapus Hak Suami

Kesalahan yang ada pada suami tidak otomatis hilang hak nya untuk didengar dan dita’ati oleh istrinya. Kecuali jika kesalahan yang membuat suami keluar dari Islam.Suami adalah Pemimpin dan wajib dita’ati juga didengar..Ketika ada yang menjelaskan bahwa suami itu wajib didengar dan dita’ati, bukan berarti yang menjelaskan itu sedang mensucikan sosok seorang suami. Tidak sama sekali, dan yang pasti setiap pemimpin… Continue Reading →

Menzalimi Tetangga

Seseorang berkata ketika habis dizhalimi tetangganya;“Aku akan menjual rumahku, aku sudah tidak mampu lagi dari gangguan tetanggaku”. Berkata Tsaubān radhiyallāhu ‘anhu;“Dan tidaklah ada seorang tetangga menzhalimi tetangganya dan memaksanya sampai hal itu membawanya untuk keluar dari rumahnya, melainkan ia binasa”. [HR. al-Bukhāriy di dalam al-Adabul Mufrad 127]

Mengaji di Kuburan

Tradisi yang masih berlangsung di masyarakat kita, kalau ada salah satu dari anggota keluarganya yang meninggal atau orang tuanya yang meninggal, dia bayar orang untuk ngaji di kuburan keluarganya itu, atau di kuburan orang tuanya. Coba deh dipikir lagi … kenapa harus di kuburan, apa istimewanya kuburan? Jika niatnya mendoakan bukankah doa itu bisa dimana saja tanpa kita harus pergi… Continue Reading →

Rumah Tangga Neraka

Rumah tangga yang tidak diisi dengan Ilmu Agama selama-lamanya tidak akan pernah menjadi keluarga sakinah. Keluarga sakinah hanyalah mimpi-mimpi bagi keluarga yang didalam keluarga itu tidak dihidupkan dan diamalkan ilmu agama Allah. Kalau toh pun dia katanya bahagia, hanyalah bahagia sesaat.Setelah bahagia sesaat ini yang ada hanyalah rutinitas membosankan. Apalagi setelah itu ketahuan melakukan sebuah perbuatan maksiat, keluarga ini semakin… Continue Reading →

Kalau Bukan karena Rahmat Allah maka Kita Sudah Binasa (Akibat Dosa Kita)

Kalaulah bukan karena rahmat Allāh itu luas, pastilah kita telah berputus asa dalam menjalani hidup ini, bagaimana tidak membuat hati kita kecut ?, ujian kita hidup di zaman ini dahsyat, peluang berbuat dosa siang dan malam silih berganti datang menghampiri, godaan demi godaan bertubi-tubi menghampiri, sementara bencana silih berganti datang kepada kita sebagai peringatan Allāh atas penduduk bumi. Sementara Iblis… Continue Reading →

Bidah: Meremehkan Allah Ta’ala dan Aturan-Nya

BID’AH ADALAH TINDAKAN MENGOLOK-OLOK DAN MEREMEHKAN ALLAH TA’ALA DAN ATURAN-NYA..Saya buat suatu perumpamaan untuk kalian, para penyeru dan pelaku Bid’ah dalam Syariat..Bagaimana jika kalian memiliki karyawan namun kerjanya tidak mengikuti aturan-aturan yang telah kalian tetapkan dengan alasan dipandang baik dalam pandangan dan perasaannya saja ?.Pastilah kalian menilai bahwa karyawan kalian telah meremehkan, merendahkan dan mengolok-olok kalian dan aturan-aturan yang telah… Continue Reading →

Sama-Sama Rela. Tapi Allah tidak.

Kalau kaifiyah jual-beli, pembagian waris dan pinjam-meminjam ribawi hanya semata didasarkan kepada kaidah “sama-sama rela”, “sama-sama enak”, “sama-sama senang” dan semisal, maka sungguh, mereka pelaku selingkuh dan pelaku zina juga menggunakan hujjah “sama-sama rela” dan “sama-sama suka”. Syaithon mengalir dalam darah, membisikkan talbis berupa syubhat yang halus. Dari aliran darah hingga masuk ke jantung dan merasuk di kalbu. Lalu bagaimana… Continue Reading →

Antara Musibah Dunia dan Musibah Akhirat

Musibah dalam agama jauh lebih dahsyat daripada musibah dunia, baik berupa gempa, tsunami, hilangnya harta benda dan lain-lain. Kalau kita terkena musibah dunia, sedangkan kita ridho, maka akan dapat mengantarkan kita ke dalam surga. Adapun musibah agama, dapat mengantarkan kita masuk neraka. Orang kafir, sebaik apapun dia, maka dia akan masuk neraka, maka nikmat agama Islam harus kita jaga. Begitupun… Continue Reading →

Ketika Hidayah Menyapa…

Tetangga saya dulu di sini seorang cewek seksi. Hanya terpisah satu dinding dengan rumah saya. Ke mana-mana pake tanktop atau rok mini yang kebangetan pendeknya, kerjanya hura-hura dan keluyuran mulu pulang malam sampe subuh. Sembarang laki-laki jadi tamunya. Istri saya baru bisa merasa lega setelah cewek ini pindah entah ke mana, sayapun ikut lega secara saya jadi korban perasaan disuudzoni… Continue Reading →

Kepo

As-Syaikh Muhammad bin Shālih al-‘Utsaimīn rahimahullāh berkata: “Sibukkanlah engkau dengan aib-aibmu, dan sucikanlah jiwamu dari aib-aib tersebut sesuai kadar kemampuan, dan urusilah dirimu secara khusus, sebab insān yang menyibukkan diri dengan mengurusi aib-aib orang lain kelak ia akan dilelahkan”. [Syarh Iqtidhā’ as-Shirāth al-Mustaqīm hal 92]

Suami dan Harta Istri

Hukum suami memakai harta istri tanpa keridhoan istri قال الشيخ العثيمين رحمه الله:“الازواج الذين يأخذون الرواتب من زوجاتهم قهرا هؤلاء ظلمة وهذا لا يحل منه شيئ ابدا وكل ماأخذه منها فهو حرام الا بطيب نفس حقيقي منها.”[شرح بلوغ المرام( 254/5)] as-Syaikh al-‘Utsaimīn rahimahullāh berkata: “Para suami yang mereka mengambil gaji dari para istri mereka dengan paksa, maka mereka ini orang-orang… Continue Reading →

Dia Tidak Ditanya. Kita.

Kenapa Allah menakdirkan begini, kenapa tidak begitu saja? Kenapa Allah menurunkan al Quran kepada Nabi Muhammad di Arab, kenapa gak di Jogja saja? Kenapa Allah memilih Arsy untuk beristiwa, kenapa ndak yang lain saja? Kenapa Allah ciptakan malaikat untuk mengerjakan tugas-tugas tertentu, kenapa ndak langsung saja Allah yang mengerjakan? Kenapa? Kenapa? Kenapa? Kenapa dan kenapa tentang Allah, tak perlu diperdebatkan… Continue Reading →

Sudah Bukan Muslim tanpa Sadar

Jangan sampai engkau merasa masih muslim, padahal keislamanmu sudah batal, sementara engkau tidak menyadarinya, karena tidak tahu pembatal-pembatal keislaman. Inilah di antara alasan kenapa engkau harus mengetahui pembatal-pembatal keislaman. (Ust Amir As Soronji)

Dan Heraclius-pun Ciut

Ingatlah ketika Heraclius yang telah menaklukkan Persia dalam dua peperangan yang maha dahsyat, tak sedikitpun dia dan pasukannya berani menyambangi medan perang Tabuk di musim panas yang panjang itu, di mana Rasulullah dan para Shahabat yang mulia telah menunggu berhari-hari, dengan jumlah pasukan yang jauh lebih sedikit dan persenjataan yang lebih sederhana. Mengapa dia takut? Tak lain karena dia sadar,… Continue Reading →

Syubhat Haroki

Biarpun namanya diklaim aksi damai, konstitusional, bersih, tertib, tetap saja hakikatnya demo. Kalau sampai ada yang memprovokasi, ada sniper liar nembak, ada yang lempar batu, ada adu jotos, bisa-bisa jadilah negeri ini chaos, dan chaosnya bukan hanya di Monas saja. Seluruh negeri. Ideologi ikhwanul muslimin yang diimpor kelompok-kelompok itu memang penuh syubhat. Juga ideologi liberal dan sosialis di pihak lainnya…. Continue Reading →

Islam dan Syubhat Haroki

Islam dengan keagungannya terlalu besar untuk dikerangkai dalam man-made system bernama demokrasi.Islam dengan kebesarannya terlalu mulia untuk dijadikan atribut dalam arena sabung partai dalam kalang bernama demokrasi.Dakwah tauhid dengan segala kemuliaannya terlalu tinggi untuk dimurah-meriahkan dalam man-made marketing agent bernama partai politik.

Bredel

Ketika kaum harokiyyun menakut-nakuti, kata mereka pada waktunya dakwah salaf akan dibungkam penguasa, justru yang sebetulnya sudah terjadi adalah dakwah salaf didiskreditkan oleh kaum mereka, diblokir oleh mereka, bahkan dibungkam oleh golongan semisal mereka dari kubu hizbiyyun. “Golongan semisal mereka” – mereka berbeda-beda kubu tapi masih dalam kolam yang sama: demokrasi dan sabung partai. Aqidah merekapun 11-12: asya’irah, maturidi, sufiyyah…. Continue Reading →

Harakah – Antara Kepedean, Tergesa-gesa, atau Tidak Peduli dan Selera Pasar

Dulu, siapa tidak kenal dengan kiai fulan? Dielu-elukan umat. Ceramahnya legendaris semua. Diputar sampai sekarang. Kurang apa lagi beliau? Udah lengkap hidupnya. Tidak usah cari apa lagi. Tapi tetibanya melangkah ke politik demokrasi. Ikut partai. Tetiba itulah ambruk. Dari kelas alimnya, hingga thalibnya, jika dulu lisannya selalu ilmu dan nasehat. Lalu bertamu ke panggung demokrasi. Ternyata disambut hangat. Masuk. Tidak… Continue Reading →

Berlaku Jahat kepada Anak

Tadi pagi kedengeran suara Kak Erlan Bercerita yang lagi live, mengutip perkataan Ibnul Qayyim di bawah ini. Beliau -rahimahullah- mengatakan: “Barangsiapa yang mengabaikan pendidikan yang bermanfaat bagi anaknya, dan membiarkannya begitu saja, maka dia telah berlaku jahat kepadanya. Banyak anak yang rusak disebabkan semata karena bapaknya dan pembiaran darinya. Dan tidak mau mengajari si anak tentang kewajiban-kewajiban dan sunnah dalam… Continue Reading →

Tulisan yang Baik dan Riya yang Terselubung

Jangan menulis yang baik dengan niatan jika kita tutup usia maka itu menjadi tulisan terakhir kita, dan manusia akan membacanya. Hal itu dikhawatirkan mengundang riya yang terselubung. Bukan karena Allah. Tulislah yang baik-baik dan niatilah untuk mengharap ridha Allah, dikenang manusia atau tidak…. bukan itu tujuannya. (Ust Fadlan Fahamsyah)

Awal Mula Bid’ah Tahlilan

SEJARAH LAHIRNYA TAHLILAN DALAM UPACARA KEMATIAN DI INDONESIA Para ulama yang sembilan dalam menyiarkan dan mengembangkan Islam di Tanah Jawa yang mayoritas penduduknya beragama Hindu dan Budha mendapat kesulitan dalam membuang adat istiadat upacara keagamaan lama bagi mereka yang telah masuk Islam. Mereka terpecah menjadi dua kelompok: aliran Giri Dan aliran Tuban. Aliran Tuban yang dipipimpin oleh Sunan Kalijaga ini… Continue Reading →

Ketaatan dan Kemaksiatan

Ibnu Qayyim rahimahullah berkata; Ketaatan mendatangkan bagi hamba keberkahan dalam segala hal. Sedangkan kemaksiatan memusnahkan segala keberkahan. (Tariqul Hijratain 1/547)

Serigala Berwujud Manusia

KEBANYAKAN RUSAKNYA WANITA DISEBABKAN SERIGALA DARI SERIGALA-SERIGALA MANUSIA Telah Berkata Fadhilatusy Sheikh Abdur Razzaq Al- Badr Hafidzahullahu Ta’alaa : « ڪـم مـن امـرأة مؤمنـة صالحـة عفيفـة شريفـة تعيش بيـن أسرتهـا فـي إيمان و تقوى وصـلاح ، فجاءهـا ذئـب مـن الـذئاب ، فأفسدهـا بلسانـہ !! و أخـذ إمّا عبـر الهـاتف أو غيـره ، يحدثهـا بڪلام رقيـق وألفـاظ مغريـة ، فـأفسدَ عليهـا… Continue Reading →

Perahu Nabi Nuh di Masa Kini

Imam Malik bin Anas berkata; As Sunnah itu bagaikan perahu Nabi Nuh. Siapa yang menaikinya maka ia akan selamat. Siapa yang menyelisihinya maka ia akan tenggelam. (Al Fatawa 4/57)

Kriteria Memilih Guru

Imam An Nakha’i rahimahullah berkata; Para salaf dahulu bila mendatangi seseorang untuk diambil ilmunya, mereka memperhatikan dulu bagaimana aqidahnya, bagaimana akhlaknya, bagaimana shalatnya, baru setelah itu mereka mengambil ilmu darinya. (Diriwayatkan oleh Ad Darimi dalam Sunan-nya no 434)

Hati yang Sakit

Malik bin Dinar rahimahullah pernah berkata: Sesungguhnya badan, apabila dia sakit, maka makanan, minuman, tidur maupun istirahat tidak bisa mempengaruhinya. Seperti itu pula hati, apabila kecintaan terhadap dunia telah melekat padanya, maka nasehat tidak akan bisa mempengaruhinya. (Hilyah Al Auliya’ Wa Thabaqat Al Ashfiya’ 2/363)

Cara Beragama Para Ahlul Hawa

Dalam menghadapi perbedaan pendapat di kalangan ulama, alih-alih mengikuti pendapat yang paling dekat dengan Al Quran, Al Hadits, pendapat para Shahabat dan ijma para ulama, para pengikut hawa nafsu akan mengambil pendapat yang sesuai dengan hawa nafsu mereka.

Di Mana Debu Engkau Taburkan?

[Bismillah] Jika kita membuang sejumput saja debu di lantai ruang dalam rumah, tentu akan sangat terlihat debu itu sebagai kotoran yang harus segera dibersihkan. Tapi, kalau kita melempar segenggam debu ke halaman rumah yang dari tanah, akan terlihat biasa saja, debu itu tidak mengotori halaman. Hal itu karena debu dan tanah sifatnya sama. Ini adalah gambaran, jika kita berkumpul dengan… Continue Reading →

Setelah Wafatnya Saya

[Setelah Wafatnya Saya, Jangan Adakan Ritual 7 Harian, 40 Harian, Haulan Dan Kebid’ahan Lainnya] Al-Hafizh an-Nawawy -rahimahullah- berkata: ويستحبّ استحباباً مؤكداً أن يوصيهم باجتناب ما ‌جرت ‌العادة به من البدع في الجنائز “Sangat dianjurkan (seorang yang akan wafat) untuk berwasiat kepada orang-orang agar menjauhi kebid’ahan-kebid’ahan yang menjadi tradisi berkaitan dengan jenazah.” [Al-Adzkar, hal. 142] Diriwayatkan dari Malik bin Anas, dari… Continue Reading →

Beberapa Asatidzah Rujukan

Berikut adalah sebagian dari asatidz hafizhahumullah yang kami merujuk ilmu kepada mereka. Ust Abdul Hakim Amir AbdatUst Yazid bin Abdul Qadir JawazUst Abu Ihsan al MaidanyUst Abu Haidar As SundawyUst Firanda AndirjaUst Muhammad Nuzul DzikriUst Hasan Al JaizyUst Abdullah RoyUst Abdul Aziz MuhtaromUst Harits Abu NaufalUst Farhan Abu FuraihanUst Syafiq Riza Basalamah Ust Khalid BasalamahUst Zulqarnain SunusiUst Fadlan FahamsyahUst Erwandi… Continue Reading →

Tidak Ada Hijrah kecuali Menjadi Seorang Salaf-y

Tidak ada hijrah kecuali kembali kepada bagaimana berislamnya generasi salaf, yaitu para Shahabat Rasulullah radhiyallahu anhum para tabi’in dan tabi’it tabi’in, karena mereka orang-orang yang sudah Nabi telah sebutkan sebagai generasi terbaik.Mereka, para Shahabat yang Allah telah ridha atas mereka dan telah dijamin masuk surga. Bukan kemudian malah berhijrah ke firqah-firqah dan pemahaman sufi /tasawuf, khawarij dan takfiri, mu’tazilah dan… Continue Reading →

Pacaran dan Zina

Coba tulis di google pakai kata kunci, “pria bunuh kekasih”, maka … ratusaaaannn banyaknya wanita-wanita cantik yang dibunuh pacarnya. Ada yg digorok, dicekik, diperkosa kemudian dibunuh, dibakar hidup-hidup dll. Alangkah kasihannya…. kasihan dirinya mati dalam keadaan zina, kasihan keluarganya. Susah payah orang tuanya membesarkan si anak, tahu-tahu sudah besar dibunuh orang. Ambil pelajaran, jangan sekali-sekali pacaran dan jangan biarkan anak… Continue Reading →

Di Mana Kekuatan Hijab Wanita

As-Syaikh ‘Abdurrazzāq al-Badr hafizhahullāh berkata: “Dan diantara hal yang sudah selayaknya untuk diketahui adalah bawasanya hijab wanita,(yaitu) hisymahnya (perasaan malu pada perbuatannya) dan hayā’nya (rasa malu pada akhlāqnya), akan kembali kepada kekuatan keimanan dan agamanya”. [Mau’izhatun Nisā’]

Sikap Tengah Terhadap Pemimpin

Oleh: Ust Yusuf Abu Ubaidah As Sidawi حفظه الله تعالى Ahli Sunnah wal Jama’ah dalam sikap mereka terhadap pemerintah antara dua kelompok: Kelompok yang berlebihan2 kepada pemerintah, mengkultuskan mereka, mendukung kedzaliman mereka, membela mati2-an perbuatan mereka. Ini sikap ghuluw yg terlarang. Kelompok yang merendahkan para pemimpin, mengkafirkan, menyebarkan aib di muka umum, dan mengkudeta mereka. Ini adalah sikap yang keliru… Continue Reading →

Berislam Tanpa Mesti Berormas

Ber-islamlah tanpa ber-ormas. Anda akan lebih jernih memilih kebenaran yang haq, tanpa terpengaruh oleh kepentingan ormasmu. ***** “Lalu masing-masing ormas atau partai akan menaikkan benderanya masing-masing … siapa yang paling tinggi benderanya” (Ust Zainal Abidin)

Nggak Enakan Hati yang Berujung Petaka

Tak Enak Hati Berujung Petaka Dua tokoh kekafiran Abdullah bin Abu Umayyah dan Abu Jahl hadir saat Abu Thalib, paman nabi itu tengah sakaratul maut. Berkali-kali Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menawarkan agar pamannya itu mengucapkan kalimat tauhid yang dengan kalimat tsb menjadi persaksian bagi Rasulullah guna menjadi penolongnya di hadapan Allah. Pada saat yang sama, kedua tokoh munafik di atas… Continue Reading →

Kami Adalah Umat Pertengahan

[Bismillah] Prinsip kami tidak pernah berubah. Terhadap urusan politik dan pemerintahan, kami tidak terlalu nge-hype berekspektasi tinggi, dan tidak pula terlalu under-estimate. Biasa-biasa saja. Ingin nge-hype berekspektasi tinggi, kami sadar bahwa politik di negeri ini tidak sesuai dengan ruh syariat Islam. Pagi lawan sore kawan. Siang musuh malam sekutu. Hari ini bertarung besok bergabung. Penuh intrik dan ketidak pastian. Ingin… Continue Reading →

Antara Lailatul Qadr dan Malam Tahun Baru

“Umat yang tidur saat Lailatul-Qadr namun berjaga plus berhura-hura pada malam tahun baru hingga pagi, maka jangan tanya sebab kelemahan dan kehinaan mereka.” (Ust Dony Arif Wibowo)

Sebagaimana Seseorang Berbakti Hari Ini Kepada Orang Tuanya

Seorang berkisah bahwa lima puluh tahun yang lalu, saat masih remaja, dia berangkat haji bersama ayahnya dan bergabung dengan kafilah unta.Ketika telah jauh melewati perkampungannya, ayahnya hendak menunaikan hajat. Lantas ia, sebagai anak, membantu menurunkan ayahnya di dekat sebuah sumur. Sang ayah lalu bergegas ke sumur tersebut. Ayahnya berkata kepadanya:”Berangkatlah terlebih dahulu bersama kafilah. Nanti aku menyusul kalian.”Dia pun segera… Continue Reading →

Mengapa Masih Tidak Mau Mendoakan Kebaikan Atas Pemimpin?

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin mengatakan: “Siapa yang tidak mendoakan kebaikan untuk penguasa, maka pada dirinya ada bid’ah yang jelek, yaitu bid’ah khawarij, yang memberontak kepada para penguasa. Kalau dirimu menginginkan kebaikan, untuk Allah, untuk kitab-Nya, rasul-Nya, serta para pemimpin muslimin dan rakyatnya, maka mestinya engkau doakan kebaikan ke penguasa. Karena jika mereka baik, maka rakyat akan mendapatkan kebaikan. Adapun sebagian orang,… Continue Reading →

Balasan Atas Dosa PASTI Akan Datang, Cepat atau Lambat

Ketika Muhammad bin Sirin terlilit hutang dan ia dipenjara karenanya, beliau berkata: إني أعرف الذنب الذي أصابني بهذا عيّرتُ رجلاً منذُ أربعين سنة فقلت له : يا مفلس قال : عَيَّرْتُ رَجُلاً بِالْإِفْلَاسِ فَأَفْلَسْتُ “Sesungguhnya aku ingat dosaku yang mengakibatkan aku tertimpa musibah ini. Dahulu 40 tahun yang lalu aku pernah mengejek seorang yang bangkrut, “Hai bangkrut!”” Ternyata kini aku… Continue Reading →

Jangan Sedih Bila Anakmu Tidak S1, S2, S3

Jangan Sedih Bila Anakmu Tidak S1, S2, S3.Tapi sedihlah bila anakmu tidak shalat, anak gadismu tidak berhijab syar’i, tidak mau belajar agama, atau tidak bisa baca Qur’an. Itulah kerugian besar, disaat engkau sudah jadi mayat, anakmu hanya diam tak turun dalam proses shalat jenazah dan penguburan. Mungkin mereka bayar orang untuk semua itu karena mereka awwam bahkan mungkin tak akan… Continue Reading →

Loading…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.