Mudharat: Antara Pelaku Maksiat dan Bid’ah

Mudharat dari pelaku maksiat hanyalah mengenai dirinya sendiri. Sementara ahlul bid’ah mudharatnya menimpa khalayak ramai.

Fitnah pelaku maksiat hanya terkait dengan syahwat. Sementara fitnah ahlul bid’ah terkait dengan pokok² agama.

Ahlul bid’ah mengintai manusia diatas jalan Allah yang lurus, lalu menghalangi mereka dari jalan tersebut. Sementara pelaku maksiat tdak demikian.

Ahlul bid’ah merusak sifat² Allah sekaligus kesempurnaanNya, sedangkan pelaku maksiat tidak demikian.

Ahlul bid’ah menentang apa yang dibawa Allah dan RasulNya, memutus jalan akhirat bagi manusia. Sementara pelaku maksiat tidak demikian.

Iblis berkata, ” Aku membinasakan anak Adam dg dosa, namun mereka balik membinasakanku dengan istighfar. Lalu aku menyebar bid’ah ditengah mereka, sehingga merekapun berbuat dosa, tetapi tidak bertaubat. Mereka menyangka telah berbuat baik

Ad – Daa’ Wad Dawaa’ / Ibnul Qayyim rahimahullah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: