Orang “Baik-Baik” dan Orang “Jelek”, Sama Saja

Orang “baik-baik”, yang disombongkan kepada orang lain itu tentang anak-anaknya yang pinter ini itu, membanggakan mereka rajin shalat, mengaji, sedekah, silaturahmi. Tentang dirinya dan keluarganya yang berakhlak baik kepada Allah dan makhluk-makhlukNya.

Orang “jelek”, yang disombongkan itu hartanya, kedudukannya, kemolekan istrinya, kemampuannya, jalan-jalannya, hobinya.

Golongan “baik-baik” dan “jelek” hakikatnya sama saja. Menganggap selainnya lebih rendah levelnya daripada dirinya. Bedanya, yang satu halus, satunya lagi vulgar.
Seperti kata Iblis yang membandingkan dirinya dengan Adam, “Aku lebih baik daripadanya”.
Ini cuma soal seni menyajikan kesombongan ke khalayak ramai saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: