Sebuah Perumpamaan dengan Dosa-Dosa

Orang yang terbiasa dengan kamar mandi/ WC yang jorok, busuk dan kotor maka dia akan merasa baik-baik saja dengan pemandangan dan bau seperti itu.

Sebaliknya, orang yang mulai membiasakan dengan kamar mandi yang bersih, wangi, bahkan indah dan artistik, maka saat bertemu kamar mandi yang sedikit saja ada noda kuning atau ada satu dua hewan beterbangan, maka dia akan merasa risih, tidak nyaman, jijik dan tidak kerasan.

Pembiasaan lingkungan yang bersih, indah dan rapi akan membuatnya sensitif dengan lingkungan yang kotor dan jorok.

Seperti itulah perumpamaan orang dengan dosa-dosanya.

Jika dia terbiasa dengan dosa, maka dia akan merasa baik-baik saja. Dia sulit untuk merasakan betapa jorok, busuk dan kotor hatinya.

Tapi jika dia terbiasa membersihkan diri, menyucikan jiwa, memperindah akhlak, dan mewangikan hati, maka dia akan sangat sensitif dengan segala hal yang mengotori dirinya. Sekecil apapun.

﴿قَدْ أَفْلَحَ مَنْ ‌زَكَّاهَا (٩) وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا ﴾ [الشمس: 9-10]

(Muafa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: