Menyebarkan Faidah

Saya masih ingat sebuah cerita dulu, jamaah haji ada yang menangis tatkala tak menyangka ternyata di hadapannya adalah sosok syaikh Al Utsaimin rahimahullahu ta’ala, yang di daerah asalnya dulu mereka membaca kitab-kitab beliau dan mendengarkan rekaman kaset beliau tanpa tahu siapa beliau.

Bisa jadi juga, di sebuah pelosok gunung desa terpencil, terdapat sekelompok anak menyimak dan mentadabburi mp3 murattal syaikh As Sudais, sedangkan beliau sendiri tak pernah membayangkan suaranya menggaung sampai sejauh itu.

Dan bisa jadi pula, Ibnul Qayyim rahimahullahu ta’ala tak pernah menyangka kitab-kitabnya menjadi rujukan jutaan umat manusia beratus-ratus tahun setelah wafatnya, beliau pun tak pernah membayangkan jika ada tersungkur menangis di atas sajadah setelah membaca kitab-kitabnya.

Maka sebarkanlah faedah dan kebaikan sesuai kemampuan dan kompetensi masing-masing. Mungkin ada orang nun jauh di sana yang membaca karya kita, membuka pola pikirnya, memberikan solusi kepadanya, menjadi wasilah hidayah taufiq untuknya.

Kita tak tahu. Namun Allah Maha Tahu Maha Teliti Maha Bijaksana.

Fahmi Nurul Akbar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: