Tentang Shalawat (2)

Para sahabat Nabi shalallahu alaihi wasallam itu orang Arab dan fasih berbahasa Arab

Selain fasih dalam bahasa Arab, para sahabat adalah orang-orang terbaik pilihan Allah taala dan murid dari Nabi shalallahu alaihi wasallam

Namun demikian, mereka bertanya kepada Nabi shalallahu alaihi wasallam bagaimana cara bershalawat

“Kami bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Wahai Rasulullah, bagaimana cara bershalawat” (Muttafaqun alaihi)

Ajaib nya, hari ini ada yang pas-pasan dalam bahasa Arab namun berani bikin-bikin sholawat sendiri dan tentunya orang-orang ini tidak bertanya kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam.

Orang-orang yang bukan orang terbaik dan bukan murid Nabi shalallahu alaihi wasallam, mereka masuk surga atau neraka nya saja masih rahasia Allah taala.

Seandainya bikin-bikin sholawat sendiri itu baik maka pasti para sahabat radhiyallahu’anhum Ajma’in lah yang pertama kali bikin-bikin sholawat

Karena dalam kitab tafsir Ibnu Katsir dikatakan:

لَوْ كَانَ خَيرْاً لَسَبَقُوْنَا إِلَيْهِ

“Seandainya amalan tersebut baik, tentu mereka (para sahabat) sudah mendahului kita untuk melakukannya.”

(Ust La Ode Abu Hanifa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: