Silogisme Abu Murrah (dan Mu’tazilah)

Silogisme Abu Murrah, logika ilmu menalar yang diwariskannya kepada aqlaniyyun … -ia menyuguhkan premis-premis rasio di hadapan wahyu, yakni mengemukakan qiyas di hadapan keberadaan dalil. Adapun natijahnya adalah sebagaimana yang kita tahu, ia tak sujud kepada Adam …


ibn al-Qayyim -rahimahullah- berkata:

Sesungguhnya menentang wahyu dengan akal merupakan warisan Syaikh Abu Murrah (yakni Iblis). Abu Murrah makhluk pertama yang menentang dalil wahyu dengan akal seraya mengedepankan akal dari wahyu. Sesungguhnya tatkala Allah -subhanhu- memerintahkannya untuk bersujud kepada Adam, Abu Murrah pun menentang perintah-Nya dengan menggunakan qiyas aqli (silogisme akal) yang tersusun dari dua premis hamliyah (premis-premis yang mengandung natijah secara implisit). Salah satu premis Abu Murrah adalah ucapan, ” Aku lebih baik daripada Adam,” dan ini merupakan premis pertama. Adapun premisnya yang kedua dibuang (yakni tak disebutkan), sedangkan takdirnya adalah, “Fadhil (yang utama) itu tidak sujud kepada mafdhul (yang kurang utama).” -Ibn al-Qayyim, Hujjah Iblis …

-HW ibn Tato WW-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: