Buka Kedok Saja Sekalian

Memang ada baiknya yang memusuhi salafi dan para ulamanya ini buka kedok sekalian daripada terlalu lama bermuka dua.

Kalau menguntungkan pemikiran haraki-nya saja, fatwa ulama salafi dicomot dan dikesankan seolah mereka ini salafi karena mengambil fatwa dari mereka.

Sedangkan ketika fatwa ulama tidak menguntungkannya, mereka tidak berani menyerang para ulama tersebut, tapi yang diserang para da’i di bawah mereka yang mengawal fatwa para ulama tsb.

Contoh paling mudah adalah tentang status waliyyul amri di negara yang berhukum dengan undang-undang buatan. Syaikh Ibn Baz, Syaikh Ibn ‘Utsaimin, Syaikh Al Fauzan, Syaikh Ibrahim Ar Ruhailiy, dll mereka dengan jelas mengatakan bahwa penguasa muslim semacam itu adalah ulil amri yang wajib ditaati dalam perkara ma’ruf.

Beranikah orang-orang itu secara langsung mengejek para ulama tsb dengan ejekan “bodoh”, “tolol”, “tidak paham soal ini..”, “kokohiyyun”, “cebong”, dan segala bentuk perendahan lainnya? Yakinlah, tidak akan berani. Beraninya ya sama kita-kita ini yang selevel.

Masih lebih gentle mereka yang asli orang partai dan harokah yang tidak bermuka dua. Mereka menyebut salafi dengan sebutan salafi, bukan kokohiyyun atau yang lainnya karena mereka memang menempatkan diri di luar salafi.
Sesekali nyetatus rada gahar dikit.

Ustadz Ristiyan Ragil Putradianto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: