Inti Kesyirikan Kaum Quraisy

Dahulu ketika kaum musyrikin Makkah diajak untuk mengucapkan ‘Laa ilaaha illa-llaah’, mereka menolak. Mereka menolak karena mereka tahu bahwa kalimat syahadat ini membawa pada konsekuensi yg mana mereka harus meninggalkan semua sesembahan dan berhala yg biasa mereka sembah di sekitar Makkah.

Dan (mereka) berkata: “Apakah kami akan meninggalkan sesembahan-sesembahan kami demi seorang penyair gila?” [QS as-Saffat: 36]

Ironisnya sekarang, banyak yang mengucapkan syahadat tetapi tidak konsisten dengan persaksiannya itu, yaitu dengan tetap berharap berkah dari kuburan bahkan mahluk selevel kerbau, percaya kalung jimat dan keris sebagai pelindung dari bahaya, mendatangi dukun “orang pinter” untuk meramal nasib, yg semua itu intinya percaya kepada Allah tetapi masih melakukan kesyirikan.

Semoga kita tidak termasuk orang2 yg disebutkan dalam Al Quran:

“Dan kebanyakan dari mereka tidak beriman kepada Allah melainkan mereka mempersekutukanNya” [QS Yusuf: 106]

Juga, banyak muslimin malah melakukan pembatal keislaman dengan memperantarai doa melalui penghuni kubur, yang menjadi penyebab kesyirikan kaum kafir Quraisy sebagaimana disebutkan dalam Al Quran:

مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَى

“Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. [Az-Zumar: 3]

Sungguh kita harus bersyukur atas hidayah yang Allah berikan, Allah lembutkan hati kita untuk memahami dan menerima ayat ini, sementara di luar sana bahkan ada tokoh agama yang kelakuannya mirip dengan musyrikin Quraisy: meminta-minta kepada penghuni kubur atau memperantarai doa melalui penghuni kubur.

Bahkan sebagian kaum muslimin saat ini lebih buruk dari kaum musyrikin zaman Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Sallam, yang mereka ketika ditimpa bencana atau kesulitan maka mereka meminta /berdo’a hanya semata kepada Allah dan mengesampingkan berhala-berhala.
Sedangkan sebagian kaum muslimin saat ini ketika berada dalam kesulitan, mereka malah meminta kepada para penghuni kubur.

1 Muharram,
Saatnya hijrah dari kesyirikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: