Buat Apa Ilmu Tinggi, kalau Ujung-ujungnya Sesat Menyesatkan?

Orientasi utama banyak dari orang ‘berpendidikan’ adalah kerja sehingga dapat uang. Lucunya, saat ini sangat banyak yang bekerja bukan di bidangnya. Pendidikan hanya wadah formalitas.
Ada juga yang belajar agama, baik di pesantren maupun kampus syariah, tapi ke depannya bukan mendidik malah merancukan. Bikin hukum kadang rancu. Yang Sunnah dicuekin, yang bid’ah dibela. Yang tauhid disiriki, yang syirik diamini.

Untuk model-model di atas, mesti hati Anda lebih tentrem berpihak ke kalangan awam. Bisa juga Anda akan bersenandung, “Buat apa ilmu tinggi, kalau ujung-ujungnya sesat menyesatkan?!”
Bukan salah ilmunya. Bukan jelek gelarnya. Kon iku dhuwe ilmu kok ndak diamalke?!

(Ust Hasan Al Jaizy)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: