Dosa tidak Menghapus Hak Suami

Kesalahan yang ada pada suami tidak otomatis hilang hak nya untuk didengar dan dita’ati oleh istrinya. Kecuali jika kesalahan yang membuat suami keluar dari Islam.
Suami adalah Pemimpin dan wajib dita’ati juga didengar.
.
Ketika ada yang menjelaskan bahwa suami itu wajib didengar dan dita’ati, bukan berarti yang menjelaskan itu sedang mensucikan sosok seorang suami. Tidak sama sekali, dan yang pasti setiap pemimpin itu pasti punya kesalahan.
.
NB:

  • sedikit tapi semoga bisa dipahami.
  • saat suami atau pemimpinmu punya kesalahan jangan disebarkan di FB
  • aib suami atau pemimpinmu jangan dicari-cari itu namanya tajassus dan haram.

(La Ode Abu Hanifa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: