Suami dan Harta Istri

Hukum suami memakai harta istri tanpa keridhoan istri

قال الشيخ العثيمين رحمه الله:
“الازواج الذين يأخذون الرواتب من زوجاتهم قهرا هؤلاء ظلمة وهذا لا يحل منه شيئ ابدا وكل ماأخذه منها فهو حرام الا بطيب نفس حقيقي منها.”
[شرح بلوغ المرام( 254/5)]

as-Syaikh al-‘Utsaimīn rahimahullāh berkata:

“Para suami yang mereka mengambil gaji dari para istri mereka dengan paksa, maka mereka ini orang-orang yang zhālim, dan ini tidak halal sedikitpun darinya selamanya, dan setiap apa saja yang telah ia ambil dari istrinya maka itu harām kecuali dengan thayyibu nafs haqīqiy (Kebaikan jiwa yang haqīqī) dari istrinya”.

[Syarh Bulūghil Marām 5/254]

Terjemah
Hanafi Abu Abdillah Ahmad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: