Dan Heraclius-pun Ciut

Ingatlah ketika Heraclius yang telah menaklukkan Persia dalam dua peperangan yang maha dahsyat, tak sedikitpun dia dan pasukannya berani menyambangi medan perang Tabuk di musim panas yang panjang itu, di mana Rasulullah dan para Shahabat yang mulia telah menunggu berhari-hari, dengan jumlah pasukan yang jauh lebih sedikit dan persenjataan yang lebih sederhana.

Mengapa dia takut?

Tak lain karena dia sadar, menghadapi seorang Nabi dan kekuatan kaum muslimin yang telah sempurna tauhidnya, maka Heraclius sadar diri bahwa tak mungkin dia akan menang.

Tauhid kunci kejayaan. Bukan pada kemenangan partai tertentu dalam sabung partai dan lotere demokrasi.

Allahul musta’an

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: