Musibah dan Sebab Syar’iyah (yang Sering kali Diabaikan)

Dalam memandang adanya wabah penyakit, musibah paceklik, kezhaliman penguasa, dan sebagainya, orang beriman tak hanya melihat adanya sebab kauniyah (alami) seperti kurangnya vaksinasi, adanya hama, musim kemarau, dsb.

Melainkan juga memandang adanya sebab syar’iyah atas terjadinya musibah-musibah di atas, yaitu kemaksiatan yang dilakukan oleh penduduk negeri… ketika zina terang-terangan dilakukan, pedagang curang dalam timbangan, dsb.

Dengan mengimani adanya sebab syar’iyah membuat kita senantiasa bermuhasabah atas dosa kita, dan mendorong kita untuk tidak membiarkan kemungkaran di sekitar kita agar kita tidak tertimpa adzab yang tidak terbatas pada orang-orang zhalim saja.

(Ristiyan Ragil Putradianto)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: