Simbolisme, Kebodohan dan Musibah

Anak galau mencari idola, orang tua yang tak pernah dewasa, semuanya terseret budaya pop global dan simbolisme yang otak mereka tak sanggup pahami tapi sangat menyesatkan.

Literasi yang sangat rendah, terlebih atas agama.

Imaji dan sabda para tokoh revolusioner, humanis, seniman dan artis yang terpahat di dalam jiwa, “dialah idolaku, yang hati kecilku memihak kepadanya!”
(Padahal mereka tak lebih dari musuh Allah dan para nabi).

Maka yang muncul seringkali adalah kebanggaan atas kejahilan yang dipertontonkan dan diidolakan.

Musibah. Musibah. Musibah.

Allahul musta’an

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: