Terusirnya Para Pelaku Bid’ah dari Telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam

Di hari Kiamat nanti, akan ada orang² yang dihalau dari telaga Nabi, mereka terusir dari telaga Nabi, lalu Nabi ﷺ bersabda “innahum minniy/ mereka itu bagian dari saya”, maka dikatakan kepada beliau,

إنك لا تدري ما أحدثوا بعدك

“Engkau tidak tahu apa yang telah mereka perbaharui setelah ketiadaanmu”

lalu Nabi ﷺ bersabda,

سحقاً سحقاً لمن غير بعدي

“Celakalah, celakalah bagi siapa saja yang mengubah setelah ketiadaanku”.
(HR. Bukhari no. 6212 & Muslim no. 2290)

Kata Nabi dalam hadits di atas, orang-orang yang suka mengarang-ngarang amalan sendiri adalah orang-orang yang telah mengubah agama. Kata beliau “Celakalah, celakalah bagi siapa saja yang mengubah setelah ketiadaanku”.

Mereka telah mengubah agama Islam yang semula murni kemudian dicampur dengan amalan yang diada-adakan yang tidak pernah Nabi ajarkan dan amalkan.

Silakan anda renungkan, apakah amalan yang mengada-ada semacam perayaan Maulid, tahlilan, haulan, Yasinan, bertabarruk dengan kuburan, dan semisalnya, apakah pernah Rasulullah perintahkan? Sedangkan kaidah dalam ibadah adalah diam (tawaquf) bila tidak ada perintahnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: